Rabu, 01 Februari 2017

Amoxicillin

Tags

Amoxicillin

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

Farmakologi

Amoksisillin adalah antibiotik turunan dari penisillin semisintetik yang stabil dalam suasana asam, kerja bakterisidanya seperti ampisilin. Amoksisillin diabsorbsi dengan cepat dan baik pada saluran pencernaan makanan, tidak tergantung adanya makanan dan setelah 1 jam konsentrasi dalam darah tinggi. Amoksisillin absorbsinya lebih baik daripada ampisillin

Amoksisillin terutama dieksresikan melalui ginjal, dalam air kemih Amoksisillin terdapat dalam bentuk aktif. Amoksisillin efektif terhadap organisme Gram-positif dan Gram-negatif.
Bakteri yang peka terhadap Amoksisillin:
  • Staphylococcus
  • Streptococcus
  • Diplococcus pneumoniae
  • Bacillus anthracis
  • Enterococcus
  • Carynebacterium diphtheriae
  • Salmonella sp
  • Shigella sp
  • H. influenzae
  • Proteus mirabillis
  • E. colli
  • N. gonorrhoeae
  • N. meningitidis

Indikasi

  • Infeksi saluran pernapasan: tonsillitis, sinusitis, laringitis, faringitis, otitis media, bronkitis, bronkiektasis, pneumonia
  • Infeksi saluran urogenital: plenofritis, sistitis, uretritis, gonore
  • Infeksi pada kulit dan jaringan lunak: luka-luka, selusitis, furunkulosis, ploderma

Kontra Indikasi

  • Hipersensitivitas terhadap antibiotik golongan betalaktam seperti penisillin, sefalosporin
  • Bayi yang dilahirkan oleh ibu yang diketahui peka terhadap penisillin

Efek Samping

  • Reaksi kepekaan seperti ruam eritem makulopapular, urtikaria, ruam kulit, serum sickness
  • Reaksi kepekaan yang serius dan fatal adalah anafilaksis terutama terjadi pada penderita yang hipersensitivitas terhadap penisillin
  • Gangguan saluran pencernaan seperti mual, muntah, diare
  • Reaksi-reaksi hematologi (biasanya bersifat reversibel)


Perhatian

  • Sebelum pengobatan dengan Amoksisillin harus dilakukan pemeriksaan ada tidaknya reaksi kepekaan terhadap penisillin
  • Amoksisillin harus digunakan dengan hati-hati pada wanita hamil dan menyusui
  • Pengobatan dengan Amoksisillin dalam jangka waktu lama harus disertai dengan pemeriksaan terhadap fungsi ginjal, hati dan darah
  • Untuk penderita dengan kegagalan fungsi ginjal, harus disertai dengan pemantauan kadar plasma dan urine
  • Seperti antibiotik lainnya, penggunaan Amoksisillin dapat menyebabkan superinfeksi. Bila terjadi hal tersebut hentikan segera penggunaan dan ganti dengan terapi yang sesuai
  • Tidak dapat digunakan untuk pengobatan meningitis atau infeksi tulang sendi (karena Amoksisillin oral tidak dapat menembus cairan serebrospinal dan sinovial)
  • Hati-hati pada penggunaan penderita leukimia limfatik karena kepekaan terhadap ruam kulit disebabkan Amoksisillin
  • Penggunaan Amoksisillin dapat menyebabkan kolitis berat

Interaksi Obat

  • Probenesid dapat meningkatkan dan memperpanjang serum level Amoksisillin
  • Penggunaan bersamaan dengan alopurinol dapat meningkatkan terjadinya reaksi pada kulit

Dosis

Infeksi sedang
  • Dewasa dan anak-anak > 20 kg: 250 mg - 500 mg tiap 8 jam
  • Anak-anak dengan berat < 20 kg: 20-40 mg/kg berat badan/hari dalam dosis terbagi tiap 8 jam
Untuk infeksi yang lebih berat dapat diberikan dosis yang lebih tinggi
Penderita yang mengalami dialisa peritoneal, dosis maksimum yang dianjurkan adalah 500 mg/hari
Untuk pengobatan Gonococcus urethritis: 3000 mg sebagai dosis tunggal
Sirop kering dianjurkan untuk anak-anak > 8 kg: 125 mg - 250 mg tiap 8 jam

Loading...

Artikel Terkait