Sabtu, 18 Maret 2017

4 Hal Yang Harus Dilakukan Oleh Ibu Nifas

4 Hal Yang Harus Dilakukan Oleh Ibu Nifas

Masa nifas adalah saat seorang wanita selesai menjalani persalinan. Masa nifas berawal dari jam sesudah plasenta bayi lahir sampai 6 minggu sesudah ibu melahirkan. Organ-organ reproduksi perlu pemulihan setelah melahirkan. Berikut ini 4 hal yang harus dilakukan pada masa nifas untuk kesehatan ibu dan bayinya.

1. Yang Harus Dilakukan Oleh Ibu Nifas Tentang ASI

  • Berikan ASI segera pada bayi yang baru lahir, karena ASI yang pertama kali (kolostrum) mengandung zat kekebalan yang melindungi bayi terhadap penyakit. Istirahat cukup supaya ibu sehat dan ASI keluar banyak.
  • Ibu dapat menyusui sesering mungkin semau bayi paling sedikit 8 kali sehari. 
  • Jika bayi tidur lebih dari 3 jam, bangunkan lalu susui. 
  • Ibu dapat menyusui sampai payudara terasa kosong, lalu pindah ke payudara disisi yang lain.
  • Ibu harus membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun saat akan memegang bayi, sesudah buang air besar atau kecil, dan sesudah menceboki anak. 

2. Menjaga Kesehatan Pada Ibu Nifas

  • Minum 2 kapsul Vitamin A warna merah (200.000 SI): 1 kapsul segera setelah melahirkan, dan minum lagi 1 kapsul setelah 24 jam berikutnya selambatnya 27 hari setelah melahirkan (masa nifas). 
  • Minum 1 tablet tambah darah setiap hari selama 40 hari. 
  • Periksa ke bidan/dokter/fasilitas kesehatan minimal 3 kali pada minggu pertama, minggu kedua, dan minggu keenam. 
  • Makan dengan pola gizi seimbang, lebih banyak daripada saat hamil. 
  • Istirahat/tidur cukup dan banyak minum air putih. 
  • Menjaga kebersihan alat kelamin dan mengganti pembalut sesering mungkin. 

3. Mengenali Tanda Bahaya Pada Ibu Nifas

  • Pendarahan lewat jalan lahir.
  • Keluar cairan berbau dari jalan lahir.
  • Demam lebih dari 2 hari. 
  • Bengkak di muka, tangan dan kaki, kadang disertai dengan sakit kepala dan kejang-kejang. 
  • Payudara bengkak kemerahan disertai rasa sakit.
  • Dapat mengalami gangguan jiwa. 
  • Jika kader mengetahui ada salah satu tanda-tanda tersebut, maka segeralah membawa ibu nifas tersebut ke Puskesmas terdekat atau meminta pertolongan dokter atau bidan. 

4. Merencanakan Program KB

Pentingnya ibu nifas mengikuti program KB yaitu Ibu nifas mempunyai waktu yang cukup untuk menyusui, merawat bayi serta menjaga kesehatan ibu dan keluarga. Diharapkan untuk mengatur agar jarak kehamilan 2 tahun atau lebih. 

Jenis-Jenis Alat KB dan Cara Menggunakannya 

Alat ber-KB untuk suami 
  • Kondom, dipasang pada alat kemaluan suami yang sudah tegang setiap kali melakukan hubungan seksual.
  • Vasektomi, dokter akan melakukan operasi kecil untuk mengikat/ memotong saluran sperma atau air mani. 

Alat ber-KB untuk istri 
  • Pil, diminum secara teratur setiap hari secara terus menerus, untuk ibu yang sedang menyusui minum pil KB khusus. 
  • Suntik, disuntikkan pada pantat sebelah kanan/kiri setiap 1 atau 3 bulan sekali tergantung dari jenis suntikan.
  • Implant, dipasang di lengan atas ibu. 
  • IUD, dipasang di rahim 2 hari atau 6-8 minggu setelah persalinan. 
  • Tubektomi, dokter akan melakukan operasi kecil untuk menjepit atau memotong saluran telur.

Loading...

Artikel Terkait