Rabu, 04 Oktober 2017

Pertumbuhan dan Perkembangan Fisik Pada Remaja

Pertumbuhan dan Perkembangan Fisik Pada Remaja

Anak-anak pasti akan tumbuh menjadi remaja, ketika remaja banyak pertumbuhan dan perkembangan fisik yang terjadi. Lebih lengkapnya dijelaskan dalam artikel di bawah ini.

1. Pertumbuhan dan Perkembangan Organ Reproduksi Remaja

Setiap manusia, baik laki-laki maupun perempuan mengalami masa akil balik atau masa pubertas. Pertumbuhan dan perkembangan organ reproduksi pada remaja terjadi dalam 2-4 tahun.
  • Pada remaja perempuan, pada masa ini terjadi peningkatan produksi hormon estrogen dan progesteron yang menyebabkan terjadinya perubahan pada organ seksual, yaitu: Rahim (Uterus) mulai membesar, buah dada mulai membesar, puting susu menonjol dan terasa sakit bila disentuh, mulainya haid atau menstruasi, tumbuhnya rambut di sekitar kemaluan, ketiak, tangan dan kaki.
  • Pada remaja laki-laki, pada masa pubertas terjadi peningkatan produksi hormon testosteron yang menyebabkan terjadinya pertumbuhan dan perkembangan organ seksual, yaitu: penis membesar dan memanjang, buah zakar atau testis bertambah besar, terjadinya mimpi basah, mulai tumbuh rambut di sekitar kemaluan, ketiak, dan ditahap akhir di tangan kaki, dada, dan wajah (kumis dan janggut).

Terjadinya haid pada remaja perempuan dan mimpi basah pada remaja laki-laki menunjukkan bahwa organ reproduksi mereka telah mencapai kematangaan dan mulai berfungsi, sehingga kehamilan dapat terjadi pada remaja akibat hubungan seksual, meski secara fisik dan kejiwaan remaja belum siap untuk memiliki keturunan, karena saat organ reproduksi mencapai kematangan pertumbuhannya, namun proses pertumbuhan dan perkembangan fisik dan kejiwaan remaja masih berlangsung.


2. Pertumbuhan Tinggi dan Berat Badan Remaja

Pertumbuhan tinggi dan berat badan yang pesat pada remaja perempuan terjadi pada awal masa pubertas, sedangkan pada remaja laki-laki terjadi setelah organ seksual menjadi sempurna. Pertumbuhan tinggi badan pada tahap awal lebih cepat daripada berat badan, sehinga remaja pada awalnya tampak tinggi dan kurus, didahului dengan tangan dan kaki, kemudian lengan dan tungkai kaki. Baru kemudian badan dan kepala. Sehingga tubuh remaja tampak tidak proporsional.


3. Perubahan Suara

Suara menjadi lebih besar terjadi pada remaja laki-laki dan perempuan; terutama pada laki-laki. Hal ini terutama karena pertumbuhan pita suara.

4. Tumbuh Jakun

Pada remaja laki-laki terjadi pertumbuhan jakun di leher.

5. Peningkatan Produksi Kelenjar Minyak dan Keringat

Peningkatan hormon estrogen dan progesteron pada remaja perempuan, dan hormon testosteron pada remaja laki-laki, menyebabkan bertambahnya produksi kelenjar minyak dan keringat. Rambut dan muka menjadi berminyak, sehingga jika kurang bersih akan menimbulkan jerawat pada wajah. Kulit mudah berkeringat dan mudah mengeluarkan bau yang khas terutama pada ketiak, pangkal paha dan leher. Oleh sebab itu pada masa ini kebersihan pribadi harus lebih diperhatikan.

6. Pertumbuhan Organ Pernafasan dan Peredaran Darah

Sejalan dengan pertumbuhan dan perkembangan tubuh, jantung dan paru-paru juga membesar sehingga pernafasan menjadi lebih dalam dan lambat, hal ini membuat daya tahan atau stamina yang meningkat yang terlihat dalam latihan fisik.
Loading...

Artikel Terkait