Rabu, 04 Oktober 2017

Proses Terjadinya Mimpi Basah Pada Laki-Laki

Proses Terjadinya Mimpi Basah Pada Laki-Laki

Pada saat seorang anak laki-laki memasuki masa remaja, maka hormon testosteron mulai berfungsi dan sepasang testis (buah zakar) akan terus menerus menghasilkan sperma hingga seumur hidup. Sperma yang sudah matang akan disalurkan melalui saluran sperma atau vas deferans menuju urethra (saluran kencing). Dalam perjalanannya menuju urethra, ratusan juta sperma akan bercampur dengan cairan sperma atau air mani yang dihasilkan oleh prostat dan kelenjar seminalis (cairan mani ini berfungsi memberi makanan kepada sperma), dan keluar melalui saluran kencing (urethra). Pada saat air mani yang mengandung sperma ini dikeluarkan, secara otomatis kandung kencing akan menutup, sehingga air mani dan air kencing tidak akan dapat keluar secara bersamaan.

Pada masa pubertas produksi sperma ini bisa sangat cepat sehingga dalam dua hari saja sudah terkumpul air mani berisi sperma, yang kadang-kadang keluar secara spontan dari penis pada saat tidur atau bangun tidur. Ini disebut “mimpi basah”, cara alamiah mengeluarkan sperma yang telah penuh dalam testis.

Memancarnya sperma melalui saluran kencing (urethra) ini disebut ejakulasi. Terjadinya ejakulasi yang pertama pada remaja putra berarti secara biologis organ reproduksinya telah matang, artinya ia telah dapat menghamili seorang perempuan.

Ejakulasi atau keluarnya sperma didahului dengan meregangnya penis yang disebut ereksi. Ereksi terjadi karena meningkatnya aliran darah ke dalam penis. Ereksi sudah terjadi sejak bayi dan makin sering terjadi setelah dewasa. Ereksi pada umumnya terjadi pada saat bangun tidur karena kandungan air seni yang penuh, dan pada saat adanya rangsangan seksual.
Loading...

Artikel Terkait