Kutu Air - Gejala, Penyebab, Pengobatan

Kutu Air - Gejala, Penyebab, Pengobatan

Definisi

Kutu air adalah infeksi menular dan dapat menyebabkan ruam, gatal-gatal, kulit pecah-pecah, mengelupas, atau nyeri pada kaki. Dalam bahasa medis, penyakit kulit ini disebut dengan istilah tinea pedis. Penyakit kutu air merupakan penyakit kulit yang sering dialami oleh banyak orang. Kutu air paling sering terjadi di sela-sela jari kaki. Namun bisa juga terjadi kutu air di telapak kaki, kuku bahkan tangan. Penyebab kutu air adalah berbagai jenis jamur yang hanya bisa hidup dalam kondisi tertentu, yaitu lembab. Pada awalnya penyakit ini tidak berbahaya, namun jika dibiarkan penyakit ini bisa berkembang parah.

Beberapa faktor yang menyebabkan jamur berkembang biak berlebih dan akhirnya menginfeksi kulit, yaitu karena jamur ini suka dengan lingkungan yang lembab, hangat, dan pengap, maka dari itu penyakit ini sering kita jumpai pada sela-sela jari kaki. Infeksi jamur yang menyebabkan kutu air dapat menyerang siapa saja yang sering berjalan tanpa alas kaki di lantai yang basah atau lembab misalnya kamar mandi, ruang ganti atau di kolam renang.

Faktor Risiko

Beberapa faktor risiko orang terserang kutu air
  • Orang yang sebelumnya pernah terinfeksi lebih mudah terinfeksi kembali daripada orang-orang yang belum. 
  • Orang dewasa lebih rentan terkena daripada anak-anak. 
  • Pria lebih mudah terkena daripada wanita. 
  • Orang yang mempunyai sistem kekebalan tubuh yang lemah lebih mudah terkena penyakit-penyakit infeksi, termasuk penyakit kutu air. 
  • Orang yang mempunyai kulit lembab, berkeringat sangat mudah terinfeksi dibandingkan yang lain.

Gejala

Berikut ini adalah gejala yang sering ditemukan pada kutu air
  • Kulit gatal dan merah
  • Kulit kaki atau telapak kaki retak
  • Kulit kering dan bersisik
  • Rasa panas di sela jari kaki dan di telapak kaki
  • Melepuh yang mungkin berisi nanah
  • Pembengkakan kulit
  • Terasa perih, nyeri, terutama ketika kena air

Penyebab

Penyebab kutu air adalah berbagai jenis jamur. Beberapa di antara jamur penyebab kutu air misalnya jamur spesies trichophyton, epidermophyton, dan microsporum. Jamur-jamur ini hanya berkembang pada kondisi tertentu saja. Lingkungan yang lembab dan hangat merupakan tempat yang optimal bagi pertumbuhan jamur. Jika terjadi kontak dengan kulit, jamur ini kemudian menginfeksi kulit kita.

Pengobatan

Obat kutu air biasanya digunakan sebagai obat oles di daerah luka, tetapi ada juga yang diminum.
Obat-obatan yang digunakan antara lain:
  • Miconazole
  • Clotrimazole
  • Tolnaftate
  • Terbinafine hydrochloride
  • Butenafine hydrochloride 
  • Undecylenic acid
Selama pengobatan kulit yang terinfeksi kutu air harus selalu dalam kondisi bersih dan kering, kondisi kulit yang basah dan lembab akan mempersulit pengobatan.


Pencegahan

Berikut ini tidakan untuk mencegah kutu air
  • Biasakan mencuci kaki sampai bersih, kemudian keringkan.
  • Kebersihan kaki adalah hal yang penting jika ingin cepat sembuh dari kutu air. 
  • Keringkan kaki setelah mandi, khususnya disela-sela jari kaki. 
  • Ingat jamur penyebab kutu air suka dengan kelembapan
  • Menggunakan kaos kaki berbahan katun.
  • Mengganti kaos kaki setiap hari, jangan gunakan kaos kaki yang sama  lebih dari 
  • Gunakan bedak pada kaki yang lembab
  • Menggunakan alas kaki saat beraktivitas di lantai yang basah
Menjaga kulit tetap bersih dan kering adalah hal utama pencegahan kutu air, untuk itu selalu gunakan alas kaki terutama di tempat yang berair.
Penyakit kutu air adalah penyakit yang menular. Penularannya bisa secara langsung seperti menyentuh kulit yang terinfeksi kutu air. Bisa juga melalui barang-barang yang terdapat jamur penyebab kutu air. Oleh karena itu tidak boleh bergantian sepatu, sandal, kaos kaki, handuk, karena bisa menularkan penyakit kutu air.