Rabu, 08 Februari 2017

Penyebab Pikun di Usia Lanjut dan Solusinya

penyebab pikun

Penyebab pikun sudah jelas, saat mengalami proses penuaan, orang melihat perubahan yang tak bisa dihindari dalam kemampuan fisik dan keterampilan kognitif mereka. Meskipun 5 persen masyarakat berusia lanjut menyerah pada beberapa bentuk senile dementia (kerusakan saraf akibat ketuaan), 5 persen lagi mencapai usia 100 dengan fungsi tubuh sempurna. Bagi 90 persen yang berada di tengah, inilah beberapa fakta kehidupan yang patut dipertimbangkan:

Metabolisme berubah seiring dengan waktu
Kerja dan proses tubuh kita memang menurun dalam kehidupan yang lebih lanjut. Kita tidak hanya membutuhkan lebih sedikit kalori untuk bisa bertahan hidup, tapi kecepatan reaksi kita terhadap stimulus juga melambat. Bagi orang yang terbiasa berbikir cepat dan langsung bertindak, hal ini seolah menunjukkan bahwa ingatan mereka mengalami gangguan. Ini tidak benar. Anda hanya memerlukan satu atau dua detik lebih lama memanggil apa yang ingin Anda ingat.

Kecepatan bereaksi menurun
Perubahan fisik membawa perubahan dalam kecepatan bereaksi. Penurunan ketajaman penglihatan atau pendengaran membuat pertanyaan lebih sulit dimengerti sehingga jawabannya cenderung lebih pelan dan tidak jelas. Melakukan dua hal sekaligus, seperti  membaca koran dan mendengarkan radio, menjadi lebih sulit dan mustahil.

Isolasi mempengaruhi ingatan
Dalam kehidupan lanjut, kehilangan pasangan membuat Anda kehilangan teman dan mengalami penurunan komunikasi. Orang berusia lanjut yang hidup sendiri ingat lebih sedikit daripada teman sebaya mereka yang hidup dengan seseorang. Dengan berkurangnya kesempatan untuk digunakan, ingatan mereka mengalami penyusutan dan berkarat. Orang yang lebih muda, yang bercerai atau kehilangan pasangan, mendapati bahwa mereka harus menjalani semua tanggung jawab dan mungkin malah harus mengingat lebih banyak.

Masa pensiun membawa semakin banyak perubahan
Keluhan tentang penurunan ingatan sering muncul seiring dengan masa pensiun. Berkurangnya motivasi dalam pekerjaan, ditambah berkurangnya kegiatan, menimbulkan turunnya stimulus mental. Konsekuensi lupa kini tidak sebesar dulu. Dari pada melakukan sesuatu sekarang, Anda bisa dengan mudah menundanya untuk dilakukan besok. Bukannya membaca informasi yang berkaitan dengan pekerjaan, kita sekarang membaca “untuk kenikmatan”, yang biasanya tidak terlalu fokus dan tidak terlalu menuntut. Begitu kegiatan baru yang membangkitkan semangat menggantikan pekerjaan, ingatan akan kembali.

Pengalaman yang didapat dari kematangan usia merupakan nilai lebih
Orang yang lebih tua. Seperti juga yang lain, bisa menghubungkan informasi baru dengan materi yang sudah dikuasainya. Keuntungan orang yang lebih tua adalah Anda mempunyai begitu banyak pengalaman yang bisa dikaitkan. Jumlah ingatan sangat banyak. Pengalaman hidup juga menambah kematangan penilaian, yang memperkuat ingatan yang tajam.

Menggunakan seleksi ingatan sebagai teknik penangkal kepikunan

Kita semua setiap hari menghadapi banyak tugas. Beberapa tugas lebih penting dari pada yang lain. Cukup memuaskan jika kita bisa menyelesaikan tugas-tugas ini dan dapat menyingkirkan dari pikiran. Sayangnya, kita tidak selalu ingat untuk melakukan hal-hal yang penting. Orang yang lebih tua, khususnya, cenderung memberikan perhatian yang sama kepada semua hal yang harus mereka lakukan.

Setiap hari, saat memikirkan apa yang ingin Anda capai, Anda sebaiknya membuat dua daftar. Daftar 1 terdiri atas berbagai pekerjaan yang ingin Anda selsaikan. Daftar 2 berisi hal yang sama tapi dalam urutan prioritas. Item yang paling penting diletakkan di bagian paling atas. Item yang bisa menunggu satu atau dua hari diletakkan di bagian bawah. Daftar 2 sebaiknya ditulis di atas sehelai kertas. Daftar 1 dapat ditulis atau disimpan dalam ingatan saat Anda menulis daftar 2.

Ketika melakukan semua item dalam daftar 2, Anda menghadiahi diri sendiri dengan mencoretnya. Tugas-tugas yang lebih sulit, setelah diselesaikan, akan memberi Anda kepuasan besar saat Anda mencoretnya. Mempunyai daftar semacam itu akan menghindarkan Anda dari “kelupaan” melakukan sesuatu yang tak menyenangkan tapi sangat penting, seperti misalnya mengirimkan pembayaran pajak Anda. 

Artikel Terkait