Sabtu, 18 Maret 2017

10 Tips Merawat Bayi dan Balita Agar Selalu Tetap Sehat

Tags

10 Tips Merawat Bayi dan Balita Agar Selalu Tetap Sehat

Menjaga kondisi anak-anak tetap sehat adalah keinginan semua orang tua. Berikut ini ada 10 tips yang dapat digunakan ibu agar balita selalu tetap sehat.

1. Pemberian ASI

  • ASI adalah makanan terbaik untuk bayi. ASI mudah dicerna oleh bayi dan mengandung zat gizi sesuai dengan kebutuhan untuk pertumbuhan kekebalan dan mencegah berbagai penyakit, serta untuk kecerdasan. 
  • Beri ASI saja sampai anak berumur 6 bulan. 
  • Setelah 6 bulan, teruskan menyusui sampai anak berumur 2 tahun dan berikan makanan pendamping ASI. 
  • Makanan pendamping ASI berupa makanan lumat diberikan secara bertahap, mula-mula 2 kali berangsur sampai 3 kali sehari, dalam jumlah yang kecil sebagai makanan perkenalan. Kenalkan buah/ sari buah 2 kali sehari sedikit demi sedikit. 

2. Pola Makan Anak

  • Usia 0-6 bulan diberikan  ASI saja 
  • Usia 6-9 bulan diberikan  ASI + Makanan pendamping ASI (MP-ASI) Contohnya, bubur susu atau bubur tim yang dilumat 
  • Usia 9-11 bulan diberikan  ASI + MP-ASI yang lebih padat Contohnya, bubur nasi, nasi tim, dan nasi lembek 
  • Usia 1-2 tahun diberikan  makanan keluarga/makanan yang dicincang atau dihaluskan 3-4 kali sehari 
  • Usia 2-3 tahun diberikan  makanan keluarga + makanan selingan 2 kali sehari

 3. Tumbuh Kembang Anak

  • Perhatikan tumbuh kembang anak secara teratur. 
  • Bawa ke Posyandu untuk ditimbang, dapatkan kapsul vitamin A, imunisasi, stimulasi tumbuh kembang dan periksa kesehatan. 
  • Timbanglah berat badan untuk memantau pertumbuhan anak sehingga dapat mencegah gizi kurang atau gizi buruk. 
  • Bila ditimbang berat badan tidak naik 2 bulan berturut-turut atau turun rujuk ke Puskesmas. 
  • Beri makanan bergizi sesuai kelompok umur anak, agar tumbuh dan berkembang menjadi anak yang sehat dan cerdas. 
  • Gunakan garam beryodium setiap kali masak. 
  • Bila ada gangguan perkembangan anak, rujuk ke Puskesmas. 
  • Bila anak sakit, bawa ke Puskesmas. 
  • Rawat anak dengan kasih sayang dan doa. 

 4. Pemberian Kapsul Vitamin A

  • Vitamin A bersumber dari sayur-sayuran berwarna hijau (bayam, daun katuk, serta buah-buahan segar berwarna cerah seperti pepaya, tomat, wortel, mangga dan dari sumber hewani seperti telur, hati, ikan). 
  • Vitamin A membuat mata sehat, tubuh kuat dan mencegah kebutaan. 
  • Beri kapsul vitamin A pada bayi dan anak balita, kapsul biru dengan dosis 100.000 SI untuk bayi dan kapsul merah dengan dosis 200.000 SI untuk anak balita. 
  • Dapatkan kapsul vitamin A secara gratis setiap bulan Februari dan Agustus di Posyandu atau Puskesmas. 

5. Yang Harus Dilakukan Bila Balita Batuk

  • Teruskan pemberian ASI bila bayi masih menyusui. 
  • Bila umur anak lebih dari 6 bulan, beri makan dan minuman hangat lebih banyak. 
  • Pada anak umur 1 tahun keatas, beri kecap manis ditambah madu atau air jeruk. 
  • Bersihkan hidung agar tidak terganggu pernafasannya. 
  • Jauhkan anak dari asap rokok dan asap dapur. 
  • Tidak membakar sampah didekat rumah. 
  • Rujuk ke Puskesmas bila: 
    • Ada tanda-tanda nafas cepat
    • Ada tanda sukar bernafas
    • Batuk pilek dengan panas tinggi. 

6. Yang Perlu Dilakukan Bila Balita Diare

  • Teruskan pemberian ASI bila balita masih menyusui. 
  • Beri air matang, cairan makanan (air sayur, air tajin atau oralit).
  • Teruskan pemberian makanan.
  • Cegah diare dengan cara minum air matang, cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah makan dan sesudah buang air besar.
  • Rujuk ke Puskesmas, bila ada tanda-tanda: 
    • Anak tidak membaik dalam 2 hari. 
    • Buang air besar encer berkali-kali. 
    • Muntah berulang ulang. 
    • Rasa haus yang nyata. 
    • Demam. 
    • Makan atau minum sedikit. 
    • Ada darah dalam tinja. 

7. Yang Perlu Dilakukan Bila Anak Demam

  • Demam merupakan gejala yang menyertai batuk pilek, malaria, campak, demam berdarah, sakit telinga atau infeksi lain. 
  • Teruskan pemberian ASI, bila anak masih menyusui. 
  • Beri anak cairan lebih banyak dari biasa seperti air matang, air teh, kuah sayur bening.
  • Jangan diberi pakaian tebal atau selimut tebal. 
  • Kompres dengan air biasa atau air hangat. Jangan dikompres dengan air dingin karena bisa menggigil. 
  • Pada demam tinggi beri obat turun panas sesuai anjuran petugas kesehatan. 
  • Usahakan tidur pakai kelambu untuk menghindari gigitan nyamuk. 
  • Bawa ke Puskesmas jika demam tidak sembuh dalam 2 hari. 

8. Yang Harus Dilakukan Bila Anak Sakit Kulit

  • Sakit kulit biasanya berupa biang keringat, bisul, koreng dan sebagainya. 
  • Bersihkan luka dengan air matang, keringkan dengan kain bersih. 
  • Jika berupa koreng, tutup dengan kain bersih. Jangan dibubuhi ramuramuan.
  • Bila tak kunjung membaik periksakan ke dokter 

9. Mencegah Dari Penyakit Kulit

  • Cegah agar anak tidak sakit kulit dengan cara: mandi teratur, ganti pakaian jika basah atau kotor dan cuci tangan dan kaki setiap habis bermain. 
  • Bawa anak ke Puskesmas jika kulit kemerahan, gatal, luka basah, berbau atau bernanah. 
  • Menjaga kebersihan anak 
  • Mandikan anak setiap hari pagi dan sore pakai sabun mandi.
  • Cuci rambut dengan shampo 2-3 kali dalam satu minggu. 
  • Cuci tangan anak dengan sabun sebelum makan dan sesudah buang air besar. 
  • Gunting kuku tangan dan kaki anak. 
  • Bersihkan rumah setiap hari dari sampah dan genangan air. 
  • Ajarkan anak untuk buang air besar di kakus/jamban. 

10. Merawat Gigi Anak

  • Jika tumbuh gigi, bersihkan gusi bayi sesudah diberi ASI dengan kain yang dibasahi air matang hangat. 
  • Jika sudah tumbuh gigi, gosok gigi pakai pasta gigi 2 kali, sesudah makan pagi dan sebelum tidur malam. 
  • Pada umur 2 tahun ajari anak gosok gigi sendiri. 
  • Tidak membiasakan anak makan makanan yang manis dan lengket. 
  • Periksakan kesehatan gigi anak setiap 6 bulan setelah anak berumur 2 tahun.

Artikel Terkait