Bagaimana Cara Menyusui Bayi Yang Baik dan Benar

Menyusui bayi merupakan hal yang alami, namun kadang ibu mengalami kesulitan menjalani proses tersebut. Dengan mempraktekkan cara menyusui yang benar diharapkan proses menyusui akan lebih mudah untuk ibu dan bayi. Memberikan ASI eksklusif hingga 6 bulan akan menurunkan risiko sakit infeksi telinga, radang pencernaan, radang paru-paru, dan bisa meningkatkan kecerdasan.

Cara menyusui yang benar:

  • Susui bayi sesering mungkin, semau bayi, paling sedikit 8 kali sehari
  • Bila bayi tidur lebih dari 3 jam, bangunkan, lalu susui
  • Susui sampai payudara terasa kosong, lalu pindah ke payudara sisi yang lain
  • Bila bayi sudah kenyang, tapi payudara masih terasa penuh/kencang, perlu dikosongkan dengan diperah untuk disimpan. Hal ini agar payudara tetap memproduksi ASI yang cukup

Posisi dan pelekatan menyusui yang benar

  • Pastikan posisi ibu ada dalam posisi yang nyaman 
  • Kepala dan badan bayi berada dalam garis lurus 

  • Wajah bayi menghadap payudara, hidung berhadapan dengan puting.
  • Ibu harus memeluk badan bayi dekat dengan badannya. 
  • Jika bayi baru lahir, Ibu harus menyangga seluruh badan bayi. 
  • Sebagian besar areola (bagian hitam disekitar puting) masuk ke dalam mulut bayi. 
  • Mulut terbuka lebar. 
  • Bibir bawah melengkung ke luar. 
  • Dagu menyentuh payudara ibu.

Posisi menyusui bayi kembar

Posisi menyusui bayi kembar


Cara memeras dan menyimpan ASI

Cara memeras dan menyimpan ASI
  • Atur posisi duduk senyaman mungkin 
  • Pegang dan letakkan gelas dekat dengan payudara
  • Letakkan ibu jari pada payudara diatas puting susu dan areola (bagian lingkaran hitam berwarna gelap pada payudara) dan jari telunjuk dibawah payudara, juga dibawah puting susu dan areola.

  • Tekan ibu jari dan telunjuk kedalam, kearah dada. Jangan menekan terlalu keras, karena dapat menghambat aliran air susu. 
  • Lalu tekan payudara kebelakang puting dan areola antara jari telunjuk dan ibu jari. 
  • Selanjutnya tekan dan lepaskan, tekan dan lepaskan. Proses ini tidak boleh menyakiti atau Ibu merasa nyeri.  
  • Tekan areola dengan cara yang sama dari arah samping, untuk meyakinkan bahwa ASI di tekan dari seluruh bagian payudara. 
  • Jangan menggosok-gosok payudara atau memelintir puting susu. 
  • Peras satu payudara  3-5 menit sampai aliran menjadi pelan, kemudian lakukan pada payudara yang satu lagi dengan cara yang sama. 

Penyimpanan ASI Perah (ASIP)


Untuk menyimpan asi gunakanlah gelas atau mangkuk yang terbuat dari kaca atau keramik, jangan menggunakan bahan dari plastik ataupun melamin.