Senin, 06 Maret 2017

Pantangan Makanan Kolesterol Tinggi - Dianjurkan, Dibatasi, Dihindari

Pantangan Makanan Kolesterol Tinggi - Dianjurkan, Dibatasi, Dihindari

Hiperkolesterolemia atau kolesterol tinggi merupakan kondisi dimana tingkat kolesterol dalam darah yang melebihi kadar normal. Kondisi kolesterol tinggi bisa meningkatkan risiko terkena penyakit serius, yaitu penyakit dengan adanya pengendapan kolesterol berlebihan pada pembuluh darah, seperti serangan jantung dan stroke.


Meningkatnya kadar kolesterol yang tinggi bisa terjadi akibat mengonsumsi makanan dengan kandungan kolesterol tinggi atau karena kurang berolahraga. Namun, kondisi ini juga bisa terjadi akibat faktor keturunan. Dengan menjaga makanan yang kita konsumsi sangat membantu menjaga kadar kolesterol dalam batas normal.

Tujuan pengaturan pola makan
  • Menurunkan kadar kolesterol total, kolesterol LDL dan trigliserida dalam darah. 
  • Menurunkan berat badan bila terlalu gemuk.

Syarat pengaturan pola makan
  • Energi disesuaikan menurut berat badan dan aktivitas fisik.
  • Jumlah energi dibatasi pada pasien yang gemuk. 
  • Protein 10-20 % dari energi total. 
  • Lemak kurang dari 30 % energi total, diutamakan lemak tidak jenuh. 
  • Kolesterol 200-300 mg/hari. 
  • Karbohidrat 50-60 % energi total. 
  • Serat lebih dari 25 g/hari.


Dianjurkan

Sumber karbohidrat
Beras merah, roti gandum, havermout, makaroni, jagung, kentang, ubi dan talas, sereal (hidrat arang kompleks yang banyak mengandung serat).

Sumber protein
Ayam atau bebek tanpa kulit, ikan segar, susu non fat. tempe, tahu, oncom dan kacang-kacangan seperti kacang ijo, kacang tanah, kedelai.

Sayuran
Semua jenis sayuran

Buah-buahan
Semua jenis buah

Sumber lemak
Dianjurkan untuk mengkonsumsi sumber lemak berikut ini
  • Yang mengandung lemak tak jenuh dalam jumlah sesuai kebutuhan
  • Minyak yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti minyak kacang tanah, minyak kelapa, minyak jagung, minyak kedelai, minyak wijen, minyak biji bunga matahari, minyak zaitun dan margarine. 
  • Makanan yang tidak berlemak dan menggunakan santan encer. 
  • Gunakan minyak untuk menumis. 
  • Makanan yang ditumis lebih dianjurkan dari pada digoreng.


Dibatasi

Sumber katbohidrat
Kue-kue, cake, biskuit, pastries, gula

Sumber protein
Daging tanpa lemak, udang, dan kuning telor



Dihindari

Sumber protein
Daging berlemak, otak, limpa, ginjal, hati, ham, sosis, babat, usus, cumi, sarden kaleng.

Sumber lemak
Yang mengandung lemak jenuh seperti minyak yang berasal dari hewan, lemak sapi, babi, kambing, susu penuh (full cream), cream, keju, mentega.

Minuman
Minuman yang mengandung alkohol seperti arak, bir dan soft drink

Cara mengatur makanan 

Agar kadar kolesterol tetap terjaga dalam batas normal atur pengolahan makanan sebagi berikut
  • Gunakan minyak kedelai, minyak kacang tanah atau minyak jagung dalam jumlah terbatas/tidak berlebihan 
  • Penggunaan daging tidak berlemak.paling banyak 50 gr tiap kali makan. Makanlah ikan sebagai pengganti daging. 
  • Batasi penggunaan kuning telor maksimum 2 kali per minggu. 
  • Makan banyak sayuran dan buah-buahan segar. 
  • Sebagian dari sayur sebaiknya dimakan mentah atau sebagai lalapan (cuci bersih). 
  • Memasak dengan merebus, mengukus, mengungkep, menumis, memanggang atau membakar. 

Hal yang perlu diperhatikan

Berikut ini yang perlu diperhatikan dalam pengaturan makanan kolesterol tinggi
  • Bila disertai dengan darah tinggi diberikan pula diet rendah garam. 
  • Hati-hati dengan minuman atau suplemen berenergi (lebih baik konsultasi Dokter). 

Artikel Terkait