Senin, 06 Maret 2017

Pantangan Makanan Penyakit Hepatitis dan Sirosis Hati

Pantangan Makanan Penyakit Hepatitis dan Sirosis Hati

Hepatitis merupakan peradangan pada hati karena racun, seperti kimia atau obat ataupun agen penyebab infeksi. Hepatitis yang berlangsung kurang dari 6 bulan disebut "hepatitis akut", hepatitis yang berlangsung lebih dari 6 bulan disebut "hepatitis kronis". Hepatitis biasanya disebabkan oleh virus, terutama kelima satu dari kelima virus hepatitis, yaitu A, B, C, D atau E. Hepatitis juga bisa terjadi karena infeksi virus lainnya, seperti mononukleosis infeksiosa, demam kuning dan infeksi sitomegalovirus. Penyebab hepatitis selain virus yang utama adalah obat-obatan dan alkohol.

Pengaturan makan pada penderita hepatitis dan sirosis hati sangat penting. Dengan pengaturan makanan yang tepat diharapkan dapat tercapai tujuan sebagai berikut.
  • Mencegah kerusakan jaringan hati lebih lanjut 
  • Mengurangi beban kerja hati 
  • Memperbaiki jaringan hati yang rusak 
  • Memperbaiki dan mempertahankan status gizi pasien 
  • Menghindari komplikasi 

Pengaturan makanan harus memenuhi syarat berikut:
  • Energi : 40 – 45 kkal/kg BB per hari
  • Lemak : 20 – 25% dari kebutuhan energi total
  • Protein : 1,25 – 1,5 g/kg BB. 
  • Pada pasien Hepatitis Fulminan dengan nekrosis dan gejala ensefalopati yang disertai peningkatan amoniak dalam darah protein dibatasi 30 – 40 g/hari
  • Pada Sirosis hati terkompensasi protein diberikan 1,25 g/kg BB 
  • Asupan minimal protein sehari 0,8 – 1 g/kg BB/hari 4. 
  • Bila ada anemia diberikan suplementasi vitamin B kompleks, C dan K
  • Pemberian garam dibatasi apabila ada oedema dan asites, oedema adalah bengkak pada bagian tubuh terutama kaki dan tangan dan ascites adalah bengkak pada bagian perut, karena cairan tertimbun di bawah kulit perut
  • Bentuk makanan disesuaikan dengan kemampuan saluran cerna

makanan yang dianjurkan hepatitis

Dianjurkan

Sumber karbohidrat
Nasi, kentang, roti, mie, makaroni, bihun, gula, tepung-tepungan yang dibuat bubur atau puding. 

Sayuran
Sayuran yang tidak banyak serat dan tidak menimbulkan gas seperti bayam, labu kuning, labu siam, wortel, kacang panjang

Buah-buahan
Pepaya, pisang, melon, jeruk, semangka


Makanan yang dibatasi penderita hepatitis

Dibatasi 

Sumber protein
Daging tidak berlemak, ikan, ayam, hati yang dipanggang, diungkep, disemur, ditim, telur direbus atau didadar kacang-kacangan 

Minuman
Kopi encer, susu skim 

Lain-lain
Garam dapur, margarine, mentega, minyak goreng, santan encer


Makanan yang harus dihindari penderita hepatitis

Dihindari

Sumber karbohidrat
ketan, ubi, singkong, talas, kue gurih dan cake 

Sumber protein
Daging berlemak, daging asap, sosis, sarden, daging atau ikan yang diawetkan. susu full cream, susu kental manis dan hasil olahnya keju, es krim 

Sayuran
Sayuran yang berserat dan menimbulkan gas seperti: kol, sawi, lobak, daun singkong, nangka muda, kembang kol. 

Buah-buahan
Buah-buahan yang tinggi serat, tinggi lemak, dan dapat menimbulkan gas seperti nangka, nanas, durian, kedondong 

Minuman
Minuman yang mengandung soda dan alkohol seperti arak, bir, soft drink

Bumbu
Cabe, cuka, lada, kecap asin, saos tomat

Lain-lain
Goreng-gorengan, santan kental, kelapa, tape


Contoh menu penderita hepatitis

Hal-hal yang perlu diperhatikan
  • Masaklah dengan cara merebus, mengukus, memanggang, mengungkep, pepes 
  • Hindarkan menggoreng, dianjurkan mengunakan minyak kedele atau minyak jagung untuk menumis 
  • Sayuran di masak matang 
  • Memasak sayuran jangan menggunakan santan kental

Artikel Terkait