Minggu, 09 April 2017

Anak Kurus atau Kurang Gizi Memerlukan Perawatan Khusus

Anak Kurus atau Kurang Gizi Memerlukan Perawatan Khusus

Anak yang kurus dan atau mengalami pembengkakan di kedua belah kaki (edema) memerlukan perawatan yang khusus. Mereka harus dibawa ke petugas kesehatan terlatih atau dibawa ke fasilitas kesehatan untuk diperiksa dan diobati.

Asupan gizi yang kurang, bersamaan dengan sakit atau infeksi dapat menyebabkan seorang anak menderita kekurangan gizi yang fatal dalam waktu yang singkat. Anak yang demikian memerlukan pengobatan segera, serta makanan khusus dan obat. Anak harus segera dibawa ke tempat pelayanan kesehatan terdekat.

Anak yang kurang gizi akan nampak sangat kurus. Mungkin juga beberapa bagian tubuhnya bengkak, biasanya bagian kaki. Seorang petugas kesehatan terlatih akan segera dapat mengenal gejala kurang gizi dengan mengukur berat badan dan tingginya, serta menggunakan pita untuk mengukur lengan atas atau memeriksa bengkak pada kedua kakinya.

Mengobati anak yang kurang gizi harus dilakukan oleh petugas kesehatan. Pengobatan akan tergantung kepada kondisi seberapa parah sakitnya anak tersebut. Sebagian besar anak usia di atas enam bulan, dapat diobati dengan sejenis makanan khusus yang disebut Ready to Use Therapeutic Foods (RUTF). Ini sejenis makanan yang siap dimakan dan mengandung semua zat gizi yang diperlukan untuk pemulihan anak. RUTF mudah dimakan, tidak perlu dicampur dengan air atau makanan lain, dan dapat dikonsumsi dengan aman di mana saja.

Orang tua atau pengasuh perlu diberikan persediaan RUTF selama satu minggu,dan diberi informasi tentang bagaimana cara merawat anak kurang gizi. Informasi tentang pengobatan perlu diberikan juga sebagai pelengkap dari perawatan. Anak harus dikonsultasikan kepada petugas kesehatan setiap minggu untuk diperiksa kemajuan pemulihannya.

Perawatan yang lebih intensif harus diberikan kepada anak yang tidak dapat makan RUTF, memiliki masalah kesehatan lain, atau usianya masih di bawah enam bulan. Dalam kasus ini anak harus dirujuk ke rumah sakit, atau fasilitas kesehatan lain yang dapat menyediakan perawatan 24 jam, tata laksana anak gizi buruk, dan fasilitas pendukung untuk menyusui.

Anak yang menderita gizi buruk lebih mudah kedinginan dibandingkan dengan anak sehat, sehingga mereka harus dijaga agar tetap hangat. kontak kulit antara anak dan ibu atau pengasuh dapat membantu menjaga anak tetap hangat. Sebaiknya ibu dan anak berselimut, dan kepala anak ditutupi.

Meskipun anak yang menderita gizi buruk memerlukan pengobatan gizi yang khusus, ASI tetap merupakan sumber gizi penting dan perlindungan terhadap penyakit. Selanjutnya walaupun anak mendapatkan pengobatan khusus (baik di rumah atau pun di fasilitas kesehatan) anak yang masih menyusui harus terus disusui.

Artikel Terkait