Rabu, 26 April 2017

Bahaya, Diare Dapat Menyebabkan Kematian Pada Anak

Diare Dapat Menyebabkan Kematian Pada Anak

Diare merupakan penyakit yang berbahaya apabila tidak ditangani dengat tepat dan cepat. Diare dapat menyebabkan kematian anak, karena banyaknya keluar cairan dari tubuh sehingga tubuh kekurangan cairan (dehidrasi). Segera setelah terjadi diare, berikanlah anak cairan ekstra bersama dengan makanan dan minuman biasa.

Anak-anak disebut diare jika mengeluarkan tinja cair lebih dari tiga kali sehari. Diare akan lebih berbahaya jika anak lebih sering mengeluarkan tinja cair.

Baca juga :

Banyak orang menyangka bahwa minum cairan akan membuat diare lebih berbahaya. Hal itu tidak benar. Anak yang sedang diare harus diberi minum, termasuk ASI, sesering mungkin. Banyak minum cairan membantu menggantikan cairan yang hilang selama diare.

Anjuran pemberian minum kepada anak selama diare
  1. ASI harus diberikan lebih sering dari biasanya. 
  2. Oralit dicampur air minum yang bersih. 
  3. Kuah sup. 
  4. Air tajin dari menanak beras. 
  5. Air buah segar (jus). 
  6. Air kelapa. 
  7. Air bersih dari sumber yang aman. Jika ada kemungkinan air tidak bersih dan tidak aman diminum harus disucihamakan dengan menjerang, menyaring, memberi klorine atau menyucihamakan dengan sinar matahari sesuai dengan anjuran petugas kesehatan

Guna menghindari dehidrasi, berikan ASI sesering mungkin. Anak yang sudah tidak diberi ASI harus minum cairan setiap kali mengeluarkan tinja cair.
  1. Untuk anak di bawah dua tahun berikan seperempat atau setengah mangkuk besar (250 mililiter).
  2. Untuk anak dua tahun atau lebih berikan setengan hingga satu mangkuk besar (250 mililiter).
  3. Anak sebaiknya diberikan minuman 10 mililiter dikali berat badan, contohnya bila berat badan anak 10 kilogram maka diberi asupan cairan setengah gelas belimbing.

Minuman harus diberikan dalam mangkuk yang bersih. Jangan memberinya dari botol karena tidak mudah membersihkan botol secara sempurna dan botol yang tidak bersih dapat mengandung kuman penyebab diare.

Jika anak muntah, pengasuh harus menunggu hingga 10 menit dan mulai lagi memberi minum pelan-pelan sedikit demi sedikit.

Anak harus diberi cairan ekstra di samping makanan dan minuman biasa hingga diare berhenti.

Diare biasanya berhenti setelah tiga atau sempat hari. Jika lebih lama terjadi orang tua atau pengasuh harus minta bantuan petugas kesehatan.

Artikel Terkait