Setiap Rumah Harus Mempunyai Pembuangan Sampah dan Air Limbah Yang Aman

Setiap Rumah Harus Mempunyai Pembuangan Sampah dan Air Limbah Yang Aman

Rumah harus mempunyai tempat pembuangan sampah dan pembuangan air limbah yang aman untuk mencegah penyakit. Kuman dapat disebarkan oleh lalat, kecoa, dan tikus yang memakan sisa-sisa makanan, kulit buah, dan sayuran.

Setiap keluarga harus mempunyai tempat pembuangan sampah agar sampah rumah tangga dapat dikelola lebih lanjut. Sebisa mungkin mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga dengan melakukan 3R: Reduce, Reuse, Recycle (Mengurangi, Memanfaatkan kembali, Mendaur ulang), misalnya dengan membuat pupuk kompos.

Pemeliharaan kebersihan rumah tangga dan sekitarnya, yang bebas dari tinja, sampah dan air limbah, membantu pencegahan penyakit seperti diare, demam berdarah, dan malaria. Air limbah rumah tangga dapat dibuang secara aman dengan membuat saluran pembuangan yang tertutup dan tidak menimbulkan genangan air di sekitarnya sehingga tidak menjadi tempat berkembang biak serangga atau mencemari lingkungan dan air bersih.

Bahan kimia seperti pestisida dan herbisida dapat membahayakan jika mencemari air, makanan, tangan, atau kaki. Pakaian dan botol-botol bekas pakai yang tercemar bahan kimia tidak boleh dicuci di dekat sumber air rumah tangga.

Pestisida dan bahan kimia lainnya jangan dipakai di dekat rumah atau dekat sumber air. Bahan kimia tidak boleh disimpan di dekat tempat air minum atau makanan. Jangan menyimpan makanan atau air dalam kotak bekas penyimpanan pestisida atau pupuk.