Penularan HIV Aids Melalui Apa Saja ? Baca Ini

Penularan HIV Aids Melalui Apa Saja ? Baca Ini

Orang yang tertular HIV biasanya hidup bertahun-tahun tanpa menunjukkan tanda-tanda penyakit. Mereka tampak sehat dan merasa sehat tetapi mereka tetap dapat menularkan virus HIV kepada orang lain. Pemberian pengobatan antiretroviral (ARV, kelompok obat-obatan yang dipakai untuk HIV) tepat waktu, memberikan peluang untuk menangani HIV sebagai penyakit kronis dan hidup dengan relatif sehat. Saat ini, ARV merupakan satu-satunya obat untuk penderita AIDS yang penggunaannya seumur hidup dan harus dalam pengawasan petugas kesehatan.

AIDS adalah stadium lanjut infeksi HIV. Orang yang terkena AIDS makin lemah sebab badannya kehilangan kemampuan memerangi berbagai penyakit. Pada orang dewasa yang tidak mendapat pengobatan ARV, AIDS berkembang selama 7-10 tahun setelah infeksi HIV. Pada anak-anak biasanya berkembang lebih cepat. AIDS tidak dapat disembuhkan tetapi obat-obat baru dapat membantu orang dengan HIV dan AIDS hidup lebih lama.

Sebagian besar penularan HIV melalui hubungan seks yang tidak aman pada saat semen (cairan sperma), cairan vagina, atau darah dari orang yang terinfeksi masuk ke dalam tubuh orang lain.

HIV dapat juga menular dari seseorang ke orang lain melalui pemakaian jarum suntik yang tercemar HIV (sering terjadi pada pemakai narkoba suntik yang menggunakan jarum dan suntik secara bergantian maupun melalui tindakan medis), pisau cukur, pisau atau peralatan untuk suntik, potong, dan tindik. Orang dapat juga terinfeksi HIV melalui transfusi darah yang tercemar HIV. Semua darah untuk transfusi harus bebas HIV.

HIV menular pada bayi, utamanya dari ibu selama kehamilan, kelahiran, dan menyusui.
Tidak mungkin tertular HIV dari pekerjaan, bersosialisasi, atau bertetangga dengan orang yang postif HIV. Menyentuh orang yang terinfeksi HIV, memeluk, bersalaman, batuk dan bersin, tidak menyebarkan penyakit tersebut. HIV tidak dapat menular melalui tempat duduk jamban, telepon, piring, cangkir, gelas, peralatan makan, handuk, sprei, kamar tidur, kolam renang, sauna, atau tempat mandi umum. HIV tidak disebarkan oleh nyamuk atau serangga lain.


Kesimpulan

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang menyebabkan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome), dapat dicegah dan diobati tetapi belum dapat disembuhkan.

Manusia terinfeksi HIV melalui:
  1. Hubungan seksual baik melalui vagina atau dubur atau mulut tidak aman dengan orang yang telah terinfeksi HIV.
  2. Penularan dari ibu yang terinfeksi HIV positif ke bayinya selama kehamilan, saat persalinan atau setelah melahirkan, dan melalui ASI.
  3. Darah dari jarum suntik yang tercemar HIV, jenis jarum atau peralatan yang tajam yang tercemar HIV, dan transfusi darah yang tercemar HIV. HIV tidak menular melalui kontak sosial dan sentuhan biasa.