Rabu, 04 April 2018

Cara Injeksi Yang Tepat dan Benar

Tags

Berikut ini adalah 3 cara injeksi yaitu subkutan, intramuskular, dan intravena.

Cara Injeksi Subkutan



Alat/Bahan yang dibutuhkan

Alat suntik berisi obat yang akan diberikan (tanpa udara), jarum suntik (ukuran 25 Gauss,pendek dan tipis, terpasang pada alat suntik), cairan desinfektan (alkohol 70%), kapas, plester.

Teknik:
  1. Cuci tangan terlebih dahulu.
  2. Tenangkan pasien dan jelaskan prosedur penyuntikan.
  3. Bersihkan lokasi penyuntikan (lengan atas, paha, dan perut).
  4. Oleskan desinfektan pada kulit lokasi penyuntikan.
  5. “Cubit” lipatan kulit.
  6. Suntikkan jarum bagian bawah dasar lipatan kulit dengan kemiringan 20 – 30 derajat.
  7. Lepaskan cubitan.
  8. Tarik udara secara perlahan. Jika keluar darah, cabut jarum, pindahkan ke lokasi baru, jika mungkin, dan mulai kembali dari langkah 4.
  9. Suntikkan secara perlahan (0,5 – 2 menit).
  10. Tarik jarum suntik secara cepat.
  11. Tekan kapas steril pada bekas suntikan. Tempelkan dengan bantuan plester.
  12. Perhatikan reaksi pasien  dan tenangkan jika perlu.
  13. Bersihkan dan rapikan , buang alat bekas pakai dengan benar; cuci tangan.


Cara Injeksi Intramuskular



Alat/Bahan yang dibutuhkan

Alat suntik berisi obat yang akan diberikan (tanpa udara), jarum suntik (22 Gauss, panjang dan agak tebal; terpasang pada alat suntik), cairan desinfektan (alkohol 70%), kapas, plester.

Tehnik:
  1. Cuci tangan terlebih dahulu.
  2. Tenangkan pasien dan jelaskan prosedur penyuntikan.
  3. Cari lokasi penyuntikan (lateral upper quadrant major gluteal muscle, lateral side of upper leg, deltoid muscle).
  4. Oleskan desinfektan.
  5. Minta pasien untuk melemaskan  otot.
  6. Suntikkan jarum suntik dengan cepat dengan kemiringan 90 derajat (perhatikan kedalaman).
  7. Tarik udara secara perlahan; Jika keluar darah, cabut jarum, pindahkan ke lokasi baru, jika mungkin , dan mulai kembali dari langkah 4.
  8. Suntikkan perlahan (agar tidak terlalu sakit).
  9. Tarik jarum suntik secara cepat.
  10. Tekan kapas steril di bekas suntikan. Tempelkan dengan bantuan plester.
  11. Perhatikan reaksi pasien dan tenangkan jika perlu.
  12. Bersihkan dan rapikan, buang alat bekas pakai dengan benar; cuci tangan.


Cara Injeksi Intravena



Alat/Bahan yang dibutuhkan

Alat suntik berisi obat yang akan diberikan (tanpa udara), jarum suntik (20 Gauss, panjang dan agak tebal; terpasang pada alat suntik), cairan desinfektan (alkohol 70%), kapas, plester.

Teknik:
  1. Cuci tangan terlebih dahulu.
  2. Tenangkan pasien dan jelaskan prosedur penyuntikan.
  3. Buka lengan baju pada bagian lengan atas sepenuhnya.
  4. Anjurkan pasien agar santai dan pegang lengan pada bagian bawah vena yang akan disuntik.
  5. Siapkan torniket dan cari vena yang diinginkan.
  6. Tunggu sampai vena menggembung.
  7. Oleskan desinfektan.
  8. Stabilkan pembuluh darah dengan menarik kencang di arah membujur dari vena tersebut. Lakukan ini dengan tangan lain yang bukan digunakan untuk menyuntikkan jarum.
  9. Suntikkan jarum dengan kemiringan sekitar 35 derajat.
  10. Tusuk kulit dan dan gerakkan jarum sedikit ke dalam  vena (3 – 5 mm).
  11. Pegang alat suntik dan jarum agar berada pada posisi stabil.
  12. Jika darah keluar, pegang alat suntik dengan kencang agar stabil, berarti benar berada dalam vena. Jika tidak tampak, harus dicoba lagi.
  13. Kendurkan torniket.
  14. Suntikkan perlahan. Amati kemungkinan rasa sakit, bengkak, hematoma; jika merasa ragu, apakah posisi masih dalam vena, sedot alat suntik lagi.
  15. Cabut jarum secara cepat. Tekan kapas steril pada bekas suntikan. Kencangkan dengan plester.
  16. Perhatikan reaksi pasien  dan tenangkan jika perlu.
  17. Bersihkan dan rapikan, buang alat bekas pakai dengan benar; cuci tangan.

Artikel Terkait